Ketua Pewarta: Ayo Hidupkan Kembali Tim Pemburu Preman, Gandeng Stakeholder, Ulama dan Tokoh Masyarakat 

    Ketua Pewarta: Ayo Hidupkan Kembali Tim Pemburu Preman, Gandeng Stakeholder, Ulama dan Tokoh Masyarakat 

    Ketua Pewarta : Ayo Hidupkan Kembali TPP, Gandeng Stakeholder, Ulama dan Tokoh Masyarakat 

    MEDAN - Akhir-akhir ini, aksi premanisme dan kejahatan jalanan atau yang biasa dibilang begal di Kota Medan dan sekitarnya, semakin meningkat saja. 

    NAGARI.CO.ID
    market.biz.id NAGARI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Seperti yang terjadi di Kecamatan Medan Labuhan. Dimana yang menjadi korbannya adalah seorang mekanik sepeda motor. 

    Hanya karena korban yang menggunakan knalpot blong di sepeda motornya berselisih dengan sejumlah anggota genk motor "Negara Bebas".

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Maka dengan se - enak udelnya para anggota gemot (Genk Motor) ini tega menghabisi nyawa mekanik sepeda motor ini tanpa ampun dengan menggunakan berbagai jenis senjata tajam (Sajam).

    Mirisnya lagi, aksi kejahatan jalanan atau istilah kerennya adalah begal yang dilakukan para pelaku yang masih baru gede ini dilakukan di depan anak dan istri korban. 

    Melihat kondisi seperti ini, sejumlah saran, ide dan masukan untuk pihak kepolisian dalam memberantas aksi premanisme, begal dan kejahatan jalanan pun berdatangan dari sejumlah pihak. 

    Salah satu saran, ide dan masukan tersebut datang dari Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH.

    Pria berjiwa sosial tinggi ini meminta ada baiknya lagi mengaktifkan ataupun menghidupkan kembali program-program dalam aksi memberangus premanisme, kejahatan jalanan ataupun begal yang akhir-akhir ini meningkat tajam. 

    Sebab, program ini dinilai cukup mampu memberantas aksi premanisme, kejahatan jalanan ataupun begal. Seperti saat Kapolrestabes Medan (Dulu Kapolresta) yang dijabat Kombes Pol Mardiaz Khusin Dwihananto SIK MHum, pernah membuat gebrakan dengan nama Tim Pemburu Preman (TPP) dan mengaktifkan nomor call center polisi.  

    Nasi Goreng Spesial
    market.biz.id Nasi Goreng Spesial
    44% Rp 2.500
    Beli sekarang!

    Tak lupa pula, dalam gebrakan tersebut, Kombes Pol Mardiaz atau yang biasa disapa Bang Diaz, menggandeng semua stakeholder yang ada, para ulama, dan para tokoh masyarakat.

    Hasilnya pun bisa dibilang luar biasa. Dalam gebrakan TPP itu, sejumlah pelaku premanisme, kejahatan jalanan dan begal dapat ditangkap dan diberantas. 

    Kemudian, setelah Kombes Mardiaz dipromosikan ke Mabes Polri di Jakarta, program memberangus para premanisme, kejahatan jalanan dan begal dilanjutkan oleh Kombes Pol Sandy Nugroho SIK MH. 

    Motto atau gebrakan Sandy kala itu adalah "Medan Rumah Kita" yang artinya mari jaga kondusifitas Kota Medan dari aksi premanisme, kejahatan jalanan ataupun begal. Call center polisi juga kembali diaktifkan. 

    Hasilnya pun terbilang bagus. Aksi premanisme, kejahatan jalanan ataupun begal, juga dapat diberantas dengan menggandeng seluruh stakeholder, tokoh ulama, dan tokoh masyarakat. 

    Selanjutnya, kepemimpinan Kombes Pol Sandy Nugroho pun digantikan oleh Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi. Dalam kepemimpinan Pak Dadang, selain tetap mengaktifkan TPP, beliau juga membuat program lainnya seperti Jumat Barokah dan Subuh Berjamaah. 

    Ini dilakukan guna pendekatan persuasif kepada masyarakat, tokoh agama dan seluruh stakeholder yang ada, guna memberantas aksi premanisme, kejahatan jalanan dan begal. Tak lupa pula call center polisi tetap diaktifkan. 

    Hasilnya pun sangat memuaskan. Masyarakat yang mencoba melakukan aksinya urung dilakukan. Sebab, dari pendekatan humanis tersebut, masyarakat segera melaporkannya bila ada hal-hal yang mencurigakan di sekitarnya dengan melaporkannya ke call center polisi atau secara langsung ke nomor pribadi Dadang. 

    Demikian seterusnya, program-program tersebut dilanjutkan oleh kepemimpinan Kapolrestabes Medan, yakni Kombes Pol Jhonny Edizon Isir dan Kombes Pol Riko Sunarko. 

    Namun kini, aksi premanisme, kejahatan jalanan dan begal kembali meningkat seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH meminta ada baiknya kembali menghidupkan program-program yang pernah dirasa berhasil memberangus aksi premanisme, kejahatan jalanan, dan begal.

    MEDAN SUMUT
    Alamsyah Putra

    Alamsyah Putra

    Artikel Sebelumnya

    Bagian Humas Polda Sumut Kunjungi Kantor...

    Artikel Berikutnya

    Tingkatkan Mutu dan Kualitas WBP, Rutan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 4

    Postingan Tahun ini: 665

    Registered: Nov 23, 2021

    Agus Riyanto

    Agus Riyanto verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 176

    Registered: Nov 23, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 1638

    Registered: May 25, 2021

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 603

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    3 Mahasiswa UNAIR Asal Lamongan Ciptakan Bahan Bakar Alternatif dari Sekam
    Paripurna DPR RI, Hasnah Syam Sampaikan Pendapat Fraksi Nasdem
    Dandim 1507/Saumlaki Komandan Upacara Pemberangkatan Satgas Pulau Terluar Koops XVI TA 2022
    Cerita Rizalnutritionist dari UNAIR Menuju Cornell University

    Rekomendasi

    Ombudsman RI Temukan Potensi Maladministrasi Dalam Proses Peralihan Pegawai BRIN
    Apel Pagi, Kepala Rutan Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut Apresiasi Seluruh Petugas
    Pangdam III/Siliwangi Sambut Kepulangan Prajurit Yonif 315/Garuda, Satgas Satuan Organik di Wilayah Papua
    Pengelolaan Absensi Manual vs Pengelolaan Absensi Online Berbasis Web dan Mobile, Mana yang Cocok bagi Perusahaan?
    Ramuan Obat Tradisional Dinilai Mampu Obati PMK pada Hewan Ternak

    Ikuti Kami