Kasus Kematian Hendra Syahputra di Polrestabes Medan Menuai Babak Baru, Terdakwa: Kami Disuruh Leo Sinaga Untuk Mukuli Korban

    Kasus Kematian Hendra Syahputra di Polrestabes Medan Menuai Babak Baru, Terdakwa: Kami Disuruh Leo Sinaga Untuk Mukuli Korban

    MEDAN - Kasus kematian tahanan di Polrestabes Medan terungkap di persidangan dalam agenda mendengarkan keterangan terdakwa di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (09/6/ 2022).

    Tahanan Polrestabes Medan bernama Hendra Syahputra (49) meninggal akibat dianiaya sejumlah tahanan lainnya dikarenakan tidak memberikan uang Rp 5 juta untuk keamanan dan pembinaan di sel Tahanan Polrestabes Medan.

    ARTIST.CO.ID
    market.biz.id ARTIST.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Terdakwa Hisarma Pancamotan Manalu melalui Video Teleconference (Vicon) menjelaskan kepada hakim bahwa dirinya disuruh oleh Leo Sinaga untuk memukul korban Hendra Syahputra.

    "Kami disuruh Leo Sinaga untuk memukuli korban bu hakim, " kata terdakwa Hisarman di hadapan majelis hakim yang diketuai Eliwarti.

    XPOS.CO.ID
    market.biz.id XPOS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Terdakwa juga menyebutkan bahwa Leo Sinaga polisi yang aktif di Polrestabes Medan dan masih ada polisi yang aktif lain yang ikut melakukan penganiayaan, namun terdakwa tidak menyebutkan namanya.

    Sebelumnya, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr. Muhammad Firdaus memastikan tidak ada keterlibatan oknum polisi dalam kasus penyiksaan tahanan Polrestabes Medan bernama Hendra Syahputra (49) yang berujung pada kematian.

    Nasi Goreng Campur
    market.biz.id Nasi Goreng Campur
    60% Rp 3.000
    Beli sekarang!

    “Dari hasil pemeriksaan dan interogasi terhadap 6 tahanan pelaku penganiayaan, tidak ada keterlibatan oknum anggota Polri yang saat ini sedang dilakukan penahanan dalam kasus narkoba, ” katanya saat diwawancarai di Mapolrestabes Medan, Selasa (30/11/2021) sore.

    Firdaus mengatakan, penetapan keenam tersangka itu berdasarkan keterangan saksi-saksi yang sudah diperiksa penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan dan mengatakan bahwa oknum Polri itu tidak ada melakukan penganiayaan.

    JEJAKPOLITISI.COM
    market.biz.id JEJAKPOLITISI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Saksi yang sudah kita periksa ada 12 orang mengatakan bahwasanya oknum tersebut tidak melakukan penganiayaan terhadap korban, ” sebutnya.

    Adik korban, Hermansyah (47) kepada awak media merasa kecewa mengetahui bahwa fakta persidangan yang dilontarkan terdakwa Hisarma bahwa Hendra dan Willy sudah dibebaskan.

    Hermansyah juga berharap semua pelaku penganiayaan dapat diberikan hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku.

    "Kena semua bang. Dan yang bikin aku kecewa....tadi dapat kabar dari Hisarma, katanya si hendra dan si willy alias aseng kecil uda keluar, " kesalnya.

    "Padahal mereka tersangka....kenapa di bebaskan polisi, " tutup adik korban.

    Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa yang baru menjabat sekitar dua bulan menuturkan akan mengecek terkait pelaku penganiayaan Hendra Syahputra yang dilepas oleh Polrestabes Medan.

    "Saya cek dulu ya pak, " ucapnya singkat. (Alam)

    XPRESS.CO.ID
    market.biz.id XPRESS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    MEDAN SUMUT
    Alamsyah Putra

    Alamsyah Putra

    Artikel Sebelumnya

    BCA Syariah Medan Jajaki Kerjasama dengan...

    Artikel Berikutnya

    Kerja Sama Dengan LBH Parsaoran, Rutan Kelas...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 664

    Registered: Nov 23, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 1638

    Registered: May 25, 2021

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 603

    Registered: Jul 11, 2020

    Agus Riyanto

    Agus Riyanto verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 175

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    3 Mahasiswa UNAIR Asal Lamongan Ciptakan Bahan Bakar Alternatif dari Sekam
    Paripurna DPR RI, Hasnah Syam Sampaikan Pendapat Fraksi Nasdem
    Dandim 1507/Saumlaki Komandan Upacara Pemberangkatan Satgas Pulau Terluar Koops XVI TA 2022
    Cerita Rizalnutritionist dari UNAIR Menuju Cornell University

    Rekomendasi

    Ombudsman RI Temukan Potensi Maladministrasi Dalam Proses Peralihan Pegawai BRIN
    Apel Pagi, Kepala Rutan Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut Apresiasi Seluruh Petugas
    Pangdam III/Siliwangi Sambut Kepulangan Prajurit Yonif 315/Garuda, Satgas Satuan Organik di Wilayah Papua
    Pengelolaan Absensi Manual vs Pengelolaan Absensi Online Berbasis Web dan Mobile, Mana yang Cocok bagi Perusahaan?
    Ramuan Obat Tradisional Dinilai Mampu Obati PMK pada Hewan Ternak

    Ikuti Kami