86 Pekerja Migran Indonesia Ilegal Diamankan Polda Sumatera Utara

    86 Pekerja Migran Indonesia Ilegal Diamankan Polda Sumatera Utara
    Wadir Krimum Polda Sumatera Utara, AKBP Alamsyah Hasibuan melakukan Konfrensi pers terkait penangkapan 86 PMI ilegal

    TANJUNG BALAI - Mencari pekerjaan sampai ke Malaysia sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI atau TKW) harusnya melalui agen resmi, demikian disampaikan Wakil Direktur Kriminal Umum Poldasu, AKBP Alamsyah Hasibuan pada paparannya di Mapolda Sumut, Senin (21/3/2022).

    Ada sebanyak 86 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di perairan Asahan berhasil diamankan ke Mapoldasu dan dua orang dinyatakan meninggal dunia, berkat kerjasama Polres Asahan, Basarnas, Angkatan Laut dan para nelayan.

    Adapun ke dua pekerja migran yang meninggal dunia tersebut Anastasyah Ponis (43) warga Nusa Tenggara Timur dan Basman (53) warga Sulawesi Selatan.

    Alamsyah menjelaskan, para pekerja migran berasal dari berbagai provinsi di Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) 27 orang, Nusa Tenggara Barat (NTB) 10 orang, Jawa Barat (Jabar) 6 orang, Jawa Timur (Jatim) 19 orang.

    MEDIATOR.CO.ID
    market.biz.id MEDIATOR.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Lampung 1 orang, Sulaweai Selatan (Sulsel) 11 orang, Banten 2 orang, Sumut 3 orang, Jawa Tengah (Jateng) 6 orang dan Jambi 1 orang.

    Sementara itu, dari kasus pekerja migran ilegal ditetapkan 1 (satu) tersangka yaitu H alias S warga Jalan Pulo Simardan Kec. Datuk Bandar Tanjung Balai dan yang lainnya Daftar Pencarian Orang (DPO-red).

    Dari keterangannya, tersangka S mendapat upah atau komisi berkisar Rp 5-20 juta dari agen dengan menahkodai kapal para pekerja migran untuk menyeberang dari perairan Asahan sampai tujuan ke Malaysia.

    Untuk para korban PMI akan di pulangkan ke provinsi asalnya dan bekerjasama dengan Polda-Polda untuk mengungkap kasusnya.

    Nasi Goreng Campur
    market.biz.id Nasi Goreng Campur
    60% Rp 3.000
    Beli sekarang!

    “Sedangkan pasal yang dikenakan kepada pelaku nahkoda tersebut pasal 2 UU No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan pasal 81 sub 83 UU 18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia dengan ancaman 10 tahun penjara, ” pungkasnya. (Alam)

    MEDAN SUMUT
    Alamsyah Putra

    Alamsyah Putra

    Artikel Sebelumnya

    Ingatkan Hal Penting, Kepala Rutan Kelas...

    Artikel Berikutnya

    Yayasan Daarul Putra Madinah Simalungun...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 462

    Postingan Tahun ini: 1603

    Registered: May 25, 2021

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 445

    Postingan Tahun ini: 2099

    Registered: Apr 8, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 168

    Postingan Tahun ini: 549

    Registered: Nov 15, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 142

    Postingan Tahun ini: 437

    Registered: Oct 4, 2021

    Profle

    Nanang suryana saputra verified

    Ada Apa Di Hutan Sirah Warangan Desa Bangunkarya Pangandaran
    Ini Salah Satu Yang Dilakukan Serda Andrianis Saat Komsos Dengan Warga Masyarakat
    Berbagai Kegiatan Sosial di Koramil Jampangkukon pada Sail and Touring Sekeseler Siliwangi di Wilayah Kodim Sukabumi
    Giat Kapolsek Cikakak di HUT Bhayangkara ke 76

    Rekomendasi

    Polsek Medan Area Tangani Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Menteng Vll
    Direktorat Binmas Polda Sumut Lakukan Penilaian Pos Kamling di Wilayah Hukum Polsek Medan Tuntungan
    Peringati HUT Bhayangkara Ke - 76, Polres Binjai Adakan Lomba Masak
    Tanaman Ditumbangi, Juriati Br Kaban Berharap Polrestabes Medan Bisa Tangkap Pelaku
    Kirab Taruna AAU Berlangsung Meriah di Malioboro

    Ikuti Kami